Mengapa Guru Malas Mengajar ?

Wah judulnya kok provokatif banget ya. Apa iya ada guru yang malas mengajar ?. Namanya saja manusia mungkin ada juga yang seperti itu di banyak sekolah. Wong kalau mau jujur  saya  ini  wae jane ya males kalau pas ada jam mengajar. Ethok-ethoknya mencari pekerjaan lain, lagi ngurusi pekerjaan ini lah, lagi itulah, lagi ada tugas luarlah (padahal tugas luarnya yang nentukan ya diri sendiri he.. he dipaskan kalau ada jam mengajar, gemana sip kan?).

Manusiawi memang (karena ini memang manusia) hal seperti ini, tetapi kalau mau dipertanyakan : ” Berapa jam saya harus mengajar dalam seminggu?” Apakah tiap hari saya harus mengajar dari jam tujuh pagi sampai jam 3 sore ?”. Rata-rata guru mengajar sekitar 24 – 30 jam-an  seminggu. Kalau sehari mengajar 8 jam  berarti hanya 3 – 4 hari mengajar dalam seminggu. Artinya masih banyak waktu luang untuk mengerjakan tugas-tugas lain diluar jam mengajar. Tapi kenapa seakan menghindar kalau ada jam mengajar ?

Beberapa alasan logis dan alasan tidak logis menurut penulis adalah sebagai berikut:

  1. Memang mempunyai  kegiatan  luar biasa banyak baik di lingkungan kedinasan (sekolah = logis) maupun di luar kedinasan (tidak logis).
  2. Menduduki jabatan penting di sekolah walaupun bukan Kepala Sekolah (logis dan tidak logis)
  3. Mengajar tidak sesuai kompetensinya ( misalnya guru bahasa Indonesia tapi diminta mengajar matematika ( apa ada ya), istilah kamusnya adalah guru gadungan, tapi ini logis kalau  benar terjadi.
  4. TIdak pernah membaca SK, sehingga mungkin belum tahu bahwa  jabatannya adalah GURU, yang tentunya tugas pokoknya ya mengajar, lengkapnya kalau tidak salah SUNJIVALIBAYA (menyusun, menyajikan dst). Tapi mosok terima SK tidak pernah dibaca ? tidak logis.

Sekedar intermezo, tetap semangat GURU INDONESIA, dipundak kita kemajuan pendidikan INDONESIA.

About these ads

About siswanta

Seorang Guru SMK, berpendapat bahwa pendidikan adalah sebaik-baiknya investasi untuk masa depan sebuah bangsa

Posted on March 3, 2012, in INTERMEZO. Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. lOGIS APA bENAR ?

  2. Lebih parah lagi, ada rekan guru yang sok wibawa dan tegas, tetapi tiba urusan mengajar malas malasan.

SIlahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: