Bisnis Kejahatan Berkedok Agama

Sungguh tertegun benar akhir-akhir ini mendengar kabar mengenai KSU (Koperasi Serba Usaha) Langit Biru (KLB) di Tangerang.  Kabar tentang bisnis investasi yang ambruk ( bangkrut) dan merugikan ratusan bahkan ribuan investornya sudah berpuluh kali terdengar, karena memang kebanyakan bisnis semacam itu adalah bisnis fiktif atau moneygame atau  Skema  Ponzi istilah umumnya. Ini terjdi hampir di semua daerah.

Namun kali ini  benar-benar berani, seorang ustadz Haji Jaya Komara  adalah pimpinannya. Dengan berdalih ingin membangkitkan  perekonomian masyarakat Islam, dia telah membangun bisnis kejahatan!, Bisnis Piramida Skema Ponzi, dan tidak sampai 2 tahun sudah runtuh. Korbannya tidak tanggung-tanggung sekitar 150 ribu orang (muslim) tersebar di seluruh Indonesia.

Begitu mudah dia menarik simpati orang dengan ceramahnya tentang ekonomi syariah, ikhlas dan  sedekah. Begitu menariknya dia menjanjikan keuntungan yang sangat besar (20% dari nilai investasi: TIDAK MASUK LOGIKA). Dan akhirnya begitu mudahnya dia menarik  dan mengumpulkan pundi-pundi yang sangat besar ( menurut berita  sampai 6 trilyun : Gila) dan KABUR  meninggalkan  korbannya yang  menangis dan meratapi nasib malangnya.

Kenapa ya orang-orang dengan mudah terperdaya  berbisnis dengan untung besar, sedangkan dia sendiri tidak tahu persis jenis bisnisnya ?  Apalagi  kalau sudah dibumbui dengan hal-hal berbau agamis,  kelihatannya semakin hilang akal saja. Perlu diadakan analisa  oleh ahlinya ini.

Kapan ya kita sadar dengan bisnis yang tidak masuk akal ini sehingga kedepan tidak ada korban-korban baru lagi ?. Atau kapan kita sadar bahwa bisnis semacam ini (skema ponzi)  adalah kejahatan ?.

Seorang Newbie di forum kaskus (Sani Samudra) pernah menulis bahwa investor pada bisnis semacam ini hanya terdiri dari 3 katagori saja :

  1. Orang yang bener bener tidak tahu bahwa bisnis ini adalah Moneygame
  2. Gambler / Orang yang sebenarnya tahu kalau bisnis ini adalah money game tetapi tetep bergabung karena melihat ada keuntungan.
  3. Orang yang awalnya tidak tahu bahwa ini moneygame, dan setelah tahu akhirnya menjadi gambler

Mohon maaf jika tulisan di atas ada yang kurang sependapat.

About siswanta

Seorang Guru SMK, berpendapat bahwa pendidikan adalah sebaik-baiknya investasi untuk masa depan sebuah bangsa

Posted on June 10, 2012, in INTERMEZO. Bookmark the permalink. Leave a comment.

SIlahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: