Satu Juta Guru Tersertifikasi Akan Ikuti Ujian Ulang

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tetap akan menggelar ujian ulang sekitar satu juta guru yang telah tersertifikasi. Ujian tersebut akan dilaksanakan pada Juli 2012 mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menegaskan, ujian ulang pada guru yang telah disertifikasi harus dilakukan untuk menilai kinerja guru pasca-diberikannya tunjangan profesi kepada seluruh guru tersertifikasi. Alasannya, alokasi biaya untuk menggaji guru sedikitnya menyedot 60 persen dari jumlah total anggaran fungsi pendidikan.

“Pengertian ujian ulang ini adalah penilaian kinerja guru. Ini menjadi harus karena betapa besarnya anggaran untuk menggaji guru, yakni sekitar Rp 168 triliun,” kata Nuh, Rabu (27/6/2012), di Gedung Kemdikbud, Jakarta.

Nuh menjelaskan, nantinya ujian itu akan menilai beberapa kompetensi guru. Selain kompetensi wawasan, juga akan dites kompetensi pelaksanaan pembelajarannya. Intinya, Kemdikbud akan menguji kompetensi guru secara bertahap sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh pemerintah.

“Kalau kita belum bisa menguji semuanya, ya kita uji yang bisa diuji, jangan lantas dibatalkan. Saya pikir ini logis,” tegas Nuh.

Seperti diberitakan, puluhan ribu guru mengancam akan melakukan boikot dan menggugat pelaksanaan ujian ulang sertifikasi. Pasalnya, para guru yang berasal dari serikat guru di sejumlah daerah itu merasa diperlakukan tidak adil dengan ujian ulang setifikasi yang hanya menguji kompetensi wawasan.

Para guru yang telah tersertifikasi tersebut siap mengikuti ujian ulang asalkan tes dalam ujian tersebut meliputi empat kompetensi, yakni kompetensi wawasan, kepribadian, pedagogik, dan sosial.

Sumber : Kompas

About siswanta

Seorang Guru SMK, berpendapat bahwa pendidikan adalah sebaik-baiknya investasi untuk masa depan sebuah bangsa

Posted on June 27, 2012, in INFO GURU and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. syamsurizal,S.Pd

    setuju saja kemendiknas yang akan memprogramkan mengetes ulang guru yang telah tersertifikasi, memang layaknya sedemikian. Hal ini untuk membuktikan apakah yang tersertifikasi sudah benar-benar ada perubahan kearah yang profisional,atau masih tetap tradisional.Sertifikasikan bertujuan meningkatkan kualitas profesi guru dalam mengajar,tentunya juga profisional dalam bidang apa pun khususnya dalam dunia pendidikan..Bila perlu tim terjun langsung ke lapangan melihat , meninjau sekolah dimana guru yang tersertifikadan si itu mengajar,dan menanyakan atau wawancara apa yang sudah dilakukan,yang sedang dilakukan,rencana,apa pun yang berhubungan dengan kemajuan dalam mengajar.Paling tidak ada sesuatu yang didapat,minimal perbedaan keberadaan guru sebelum tersertifikasi dengan setelah tersertifikasi.

SIlahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: