Gendhing- gendhing Ki Nartosabdho

Jaman sekarang, khusus anak muda dari kalangan keturunan Jawa, sangat susah untuk menyenangi budaya tinggalan leluhur. Yang menurut saya hasil karya cipta seni budaya nenek moyang sebagai hasil karya manusia sangatlah mempunyai estetika dan filsafat yang tinggi. Tapi itulah perputaran jaman. Generasi Jawa sekarang mungkin merasa   malu menjadi orang Jawa ?. Padalah itulah kodrat Tuhan. Ibaratnya  walaupun rambut mau dicat pirang, hidung dimancungkan, kulit diputihkan, tetap tidak bisa menjadi orang bule to ya ?

Sekedar ikut nguri-uri tinggalan leluhur. Terimakasih banyak kepada Mr.B yang telah mendokumentasikan karya2 ini, mohon ijin untuk share kepada seluruh pembaca blog saya ini. Jika keberatan sudilah mengirim komentar.

About siswanta

Seorang Guru SMK, berpendapat bahwa pendidikan adalah sebaik-baiknya investasi untuk masa depan sebuah bangsa

Posted on January 11, 2014, in GENDHING JAWA. Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Iya pak,bener, ternyata gending jawa itu emang …(titik-titik), (maksudnya) menarik!. Barusan saya liat videonya.

    Terima kasih sudah berkunjung “KE EMAIL SAYA”
    (orang belum punya blog, yaa ngomongnya kayak gini nich, hehehe…)

    Pak sis
    ya mas sama-sama,ayo segera ngeblog

  2. aduuh pak, makin gak ngerti aja, istilah2 dalam gending. cakepan2 itu apa y???. Gak ngerti juga. Belum pernah lat siiih. Tp jangan tuduh sy, gak mau nguri2 budaya tinggalan leluhur lho pak. hehehe…Lha wong jaman skrg, kan gending makin “dihilangkan” peredarannya dari bumi jawa. Tp, bgmnapun, terima kasih jg, sudah menginspirasi saya, untuk mengenal lebih lanjut tentang “gending dgn estetika dan filsafatnya”.

    Siswanta

    Cakepan itu lirik mas,(bisa untuk sinden, atau gerongan penabuh gamelan). Ya semoga kita tetap mengakui kodrat Tuhan mas. he he

  3. estetika dan filsafat gending2 ki narto sabdo itu gambarannya gimana?

    Siswanta
    Gendhing jawa (bukan hanya dari Ki NArtosabdho saja) menurut saya penuh dengan estetika : indah dan bercita rasa seni yang tinggi. Coba bayangkan sebanyak itu instrumen gamelan bisa seirama dalam sebuah gendhing. Adakah instrumen musik lain sebanyak instrumen gamelan ?

    Gendhing banyak mengandung filsafat, karena cakepan-cakepan diambil dari serat-serat filsafat karya pujangga Jawa jaman dulu. Misalnya serat Wulang Reh. dll

    Terima kasih sudah berkunjung

SIlahkan tinggalkan komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: