Akhirnya: UN Online akan segera di ujicoba !

Keprihatinan saya seperti yang telah saya tulis disini, tentang banyaknya kecurangan UN, bakal segera terjawab. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai mencanangkan penerapan Ujian Nasional (UN) online bagi siswa.

Seperti yang disampakan Plt  Kepala Puspendik Kemendikbud Nizam, pelaksanaan UN online akan dipersiapkan secara bertahap. Tahun ini, pelaksanaannya mulai diterapkan pada sekolah-sekolah Indonesia yang ada di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, dan Belanda. ( Kompas, 7 Maret 2014).

Selanjutnya Kemendikbud berencana akan melakukan uji coba UN online pada 2015 nanti, bagi sekolah-sekolah yang sudah siap.

Sebagai guru, tentunya saya sangat  mendukung rencana ini, dan berharap akan mengawali pulihnya semangat kemandirian dan kejujuran dalam proses  pendidikan di Indonesia.

UN 2013 bermasalah, bagaimana jika UN dibuat ONLINE ?

Banggakah Bapak / Ibu guru jika siswanya mendapat nilai 10 ?

Sebentar lagi Ujian Nasional, hajat  Kemdikbud  setiap tahun yang banyak menuai pro kontra. baik dari siswa, orangtua maupun dari kalangan bapak / ibu guru sendiri.

Sesuai judul di atas, tentunya rekan-rekan guru akan bangga jika siswanya mendapatkan  nilai yang baik, bahkan jika banyak siswa yang mendapat nilai 10.  Saya pun begitu. Namun kadang-kadang timbul rasa penasaran, kok bisa ya ?. Satu sekolah kadang-kadang ada 20 siswa bahkan lebih, mendapat nilai 10 untuk matematika.

Seandainya  saya mengajar mapel  UN (biasanya Matematika, Bhs. Indonesia, dan Bhs. Inggris), penasaran itu jelas akan segera terjawab. Jika ada banyak siswa saya  yang mendapat nilai 10 pasti akan saya interogasi dari hati ke hati, bagaimana proses mendapatkan nilai itu : apakah betul-betul dari hasil pekerjaan sendiri atau tidak.

Ini tentunya suatu hal yang tidak semua guru mau melakukan, dan bisa membuat shock, jika mereka ternyata dapat nilai bagus karena ada contekan/ bocoran.

Tapi sebenarnya memang sangat ironis :

Nilai UN banyak yang dapat 10, tetapi :

  • Hasil try out ujian nasional  (oleh sekolah) biasanya kurang baik.
  • Nilai UKG online  guru secara nasional  juga kurang baik ( rata-rata di bawah 5 ?)
  • Indek matematika siswa Indonesia termasuk  sangat rendah ( berdasar survai PISA)

Jika diamati kok sepertinya  ada missing link atau mata rantai yang hilang. Kurang nyambung antara hasil akhir dan proses dari awalnya.

Penting mana sih antara proses dan hasil ? . Tentunya ada pro dan kontra. Tapi menurut saya akan lebih mementingkan proses.

Siswa mendapat nilai 5 dengan proses  ujian  jujur dan mandiri, saya yakin lebih baik daripada siswa yang mendapat nilai 9 tapi ujian menyontek atau dapat bocoran.

Salam Indonesia Baru !

Blog Edukasi Kompasiana

Job Sheet Pekerjaan Dasar Elektromekanik SMKN 2 Cilacap

Jobsheet  untuk mapel Pekerjaan Dasar Elektrokanik ( PDE kelas X Kurikulum 2013)   dapat di download pada link di bawah ini. Harap dicetak sebelum praktek dilaksanakan. File dalam bentuk pdf. Ukuran kertas Folio, pada print klik propertis kemudian pilih paper size nya folio = 21,59 cm x 33,02 cm.

  1. Job sheet 1 Kerja Proyek 1 :
  2. Job sheet 2 Kerja Proyek 2 : Membuat dudukan Solder Listrik (Electric Soldering Holder)
  3. Job sheet 3 Kerja Proyek 3 : Membuat Penggores (Scriber)
  4. Job sheet 4 Kerja Proyek 4

Pandai, Jujur dan Setia : 3 hal yang susah bersatu

Selama ini negara kita masih dikenal sebagai negara berkembang ( sampai kapan ya ?) baik dibidang ekonomi maupun pendidikan. Salah satu ciri negara berkembang biasanya adalah : KORUPSI masih relatif tinggi.

Judul di atas  hanya sekedar intermezo saja, bahwa ketiga sifat tersebut kelihatannya susah bersatu di negeri kita ini.

Orang pandai, jujur dan setia, apakah ada ?. Mari kita lihat di sekitar kita masing-masing, banyak atau sedikit prosentasenya ?. Karena kalau orang pandai dan jujur biasanya agak ngeyel, dalam konotasi positif lho ya, biasanya  orang ini susah diajak King kali Kong.

  • Orang pandai dan Jujur ? Susah diajak Kong kali Kong
  • Orang pandai tapi kok loyal ? wah  mungkin orang ini mudah diajak King kali Kong.
  • Lha kalau orang jujur, tapi kok setia, mungkin kurang pandai ( jadi mudah di bohongi)

Ya inilah negeriku, suatu saat semoga menjadi negara maju.

Indonesian kids don’t know how stupid they are

Adalah Elizabeth Pisani, seorang WNA kelahiran Amerika Serikat, epidemiologis, dan mantan jurnalis yang menuliskan artikel itu, di situs  indonesiaetc.com yang dikelolanya. Dia menyampaikan keprihatinannya pada Indonesia dari hasil survei PISA tersebut.

Indonesian kids don’t know how stupid they are : Anak-anak Indonesia tidak tahu betapa bodohnya mereka, sebuah pernyataan dari seorang asing yang mungkin meyakitkan bagi kita.

Saya yakin tidak akan ada tokoh Indonesia yang berani mengugkapkan pernyataan seperti ini. Walaupun ini mungkin sebuah kenyataan, minimal berdasar survai  Programmme for International Student Assessment (PISA) di bawah Organization Economic Cooperation and Development (OECD) pada tahun 2012 lalu yang dirilis pada Desember 2013.

Anak-anak Indonesia berada di level paling bawah dari 65 negara yang disurvai dalam kemampuan dasar di bidang membaca, matematika dan sains.

Tatapi Anak Indonesia menempati posisi teratas pada pilihan pernyataan ” I feel happy at school”. Dengan demikian sekolah di Indonesia memang menyenangkan bagi anak-anak Indonesia. ( walaupun Worst Test Scores)

Perlu dicarikan akar masalahnya oleh semua pihak yang terkait, dan kepedulian semua pihak diperlukan. Menurut saya “Pendidikan adalah sebaik-baiknya investasi bagi masa depan  sebuah bangsa”

Silahkan langsung ke  TKP jika ingin membaca lebih detail : ELIZABETH PISANI

Job Sheet Pengukuran Listrik SMKN 2 Cilacap

Jobsheet  untuk mapel Dasar dan Pengukuran Listrik ( DPL Kelas X Kurikulum 2013)  dapat di download pada link di bawah ini. Harap dicetak sebelum praktek dilaksanakan. File dalam bentuk pdf. Ukuran kertas Folio, pada print klik propertis kemudian pilih paper size nya folio = 21,59 cm x 33,02 cm.

A. Pegukuran Arus DC

  1. Jobsheet Pengukuran tahanan menggunakan  Ohmmeter
  2. Jobsheet Pengukuran tahanan menggunakan Multimeter
  3. Jobsheet Pengukuran tegangan DC menggunakan voltmeter
  4. Jobsheet Pengukuran tegangan DC menggunakan Multimeter
  5. Jobsheet Pengukuran tegangan DC menggunakan Osciloscop
  6. Jobsheet Pengukuran arus  DC menggunakan ampermeter

B. Pengukuran Arus AC

  1. Jobsheet Pengukuran tegangan AC menggunakan voltmeter.
  2. Jobsheet Pengukuran tegangan AC menggunakan Multimeter
  3. Jobsheet Pengukuran tegangan AC menggunakan Osciloscop
  4. Jobsheet Pengukuran arus  AC  menggunakan ampermeter
  5. Jobsheet Pengukuran Daya AC
  6. Jobsheet Karakterstik Beban Resistif (R)
  7. Jobsheet Karakterstik Beban Induktif (L)
  8. Jobsheet Karakterstik Beban Kapasitif (C)
  9. Jobsheet Rangkaian R-L-C seri
  10. Jobsheet Rangkaian R-L- C Paralel
  11. Jobsheet Pengukuran  Frekwensi
  12. Jobsheet Pengukuran Energi Listrik
  13. Jobsheet Rangkaian Penyearah ( Rectifier)

KI dan KD Mapel Pekerjaan Dasar Elektromekanik

Mata Pelajaran PDE (Pekerjaan Dasar Elektromekanik ) diberikan di kelas X untuk Paket Keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik ( TIPTL) pada kurikulum 2013.

1. KI dan KD Mapel PDE

2. Silabus Mapel PDE

KI dan KD Mapel DASAR DAN PENGUKURAN LISTRIK

Mata Pelajaran DPL ( Dasar dan Pengukuran Listrik)  diberikan di kelas X untuk Paket Keahlian Teknik Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik ( TIPTL) pada kurikulum 2013.

1. KI dan KD Mapel Dasar dan Pengukuran Listrik

2. Silabus Mapel Dasar dan Pengukuran Listrik